SUKABUMI – Kasus pencurian sepeda motor kembali terjadi di Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi. Kali ini, sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi F 5468 UC milik Ugan Suganda (27) di kawasan Perumahan Afnan Regency, Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, raib digondol maling pada Senin (23/12) dini hari.
Dalam menjalankan aksinya, pelaku curanmor tersebut, diduga telah memasuki kawasan perumahan yang loksinya tepat berada di depan Mapolsek Kebonpedes tersebut, dengan cara membawa motor melewati pematang sawah.
“Motor saya itu, diketahui hilang saat istri saya bangun tidur sekitar pukul 05.00 WIB, untuk melaksanakan solat Subuh. Sewaktu melihat ke depan rumah, istrinya kaget karena gerbang rumahnya sudah dalam keadaan terbuka dan motor yang disimpan di dalam garasi pun, sudah tidak ada,” kata Ugan kepada Radar Sukabumi pada Senin (23/12).
“Para pelaku diduga masuk ke dalam garasi dengan cara meloncati pagar rumah. Kemudian merusak gembok pagar dari dalam,” ujarnya.
Setelah pagar rumah terbuka, sambung Ugan, para pelaku yang diduga lebih dari satu orang ini, membawa motor miliknya melalui pematang sawah untuk bisa tembus ke jalan raya.
“Banyak bekas saat bawa motornya di sawah, sendal malingnya juga ketinggal satu di sawah, kalau lewat depan kan ada satpam yang jaga, jadi diduga pelaku itu memabawa motor lewat pematang sawah,” ujarnya.
Setelah mengetahui kejadian tersebut, Ugan langsung bergegas melaporkan kehilangan motornya ke Mapolsek Kebonpedes, Resor Sukabumi Kota yang lokasinya tepat berada di depan Perumahan Afnan Regency.
“Tadi sudah lapor ke Polsek Kebonpedes, nah pagi tadi juga ada polisi ke sini 2 orang,” timpalnya.
Masih ditempat yang sama, Riza Fauzi (40) menjelaskan, aksi pencurian sepeda motor di sekitaran Perumahan Afnan Regency ini, bukan kali pertama terjadi. Menurutnya, banyak juga warga yang kehilangan barang. Diantaranya, sepatu, pakaian dalam wanita dan lain sebagainya.
“Dulu sepatu saya juga hilang, warga lain juga pada hilang sepatu dan sendal yang di simpan di luar, ada juga ibu-ibu yang hilang pakaian dalam,” jelasnya.
Untuk menjaga keamanan, warga berharap kepada pihak developer untuk disegerakan dibuat benteng agar tidak terjadi lagi kejadian serupa.
“Kalau satpam ada 2 di depan, tapi kan ini perumahan belum di benteng, jadi saya harap ke developer untuk segera di benteng aja biar aman,” pungkasnya. (Den)






