Untuk itu, ia sangat mengapresiasi dengan sikap dan tindakan Polsek Cisaat yang berhasil mengamankan dua oknum wartawan tersebut. Sebab jika tidak segera diamankan, selain meresahkan warga dan sejumlah perusahaan, dikhawatirkan terjadi insiden kekerasan.
Bahkan yang paling penting, perbuatan mereka itu telah mencoreng nama baik wartawan yang melaksanakan tugas sesuai dengan tufoksinya.
“Oknum wartawan dengan modus meminta sumbangan ini, biasanya datang kesetiap perusahaan jika hari-hari besar. Seperti, jalang hari raya Idul Fitri, tahun baru dan momentum hari besar lainnya,” pungkasnya.
Di tempat terpisah, soal namanya yang disebut-sebut dalam dokumen yang kedua oknum itu bawa dan menjabat sebagai dewan penasehat, Tubagus Wahid Ansor membantahnya dengan tegas. Ia menegaskan, namanya itu dicatut tanpa sepengetahuannya.
“Saya pastikan itu tidak benar. Nama saya dicatut tanpa sepengetahuan saya,” singkatnya tegas. (cr13/t)





