KABUPATEN SUKABUMI

MUI Kabupaten Sukabumi HArapkan Calon Bupati dan Wakil Bupati Asli Putra Daerah

×

MUI Kabupaten Sukabumi HArapkan Calon Bupati dan Wakil Bupati Asli Putra Daerah

Sebarkan artikel ini
Sekum MUI Kabupaten Sukabumi, KH. Ujang Hamdun
Sekum MUI Kabupaten Sukabumi, KH. Ujang Hamdun

SUKABUMI – Suhu politik di Kabupaten Sukabumi mulai menghangat, menjelang kontestasi pada perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sukabumi yang rencananya akan diselenggarakan pada 27 November 2024 nanti.

Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi, H. Ujang Hamdun kepada Radar Sukabumi mengatakan, menjelang Pilkada, bahwa pemimpin itu setidaknya harus memiliki 4 sifat. Yakni, sidik, amanah, fathonah, dan tablig.

Bank bjb Tandamata

“Terkait siapa figurnya, saya rasa yang berkembang saat ini, semuanya baik dan semuanya kader bangsa, dan itu mereka ingin mengabdikan diri untuk Sukabumi,” kata H. Ujang Hamdun kepada Radar Sukabumi pada Selasa (20/08).

Untuk itu, MUI Kabupaten Sukabumi mempersilahkan dan siapapun calonnya dan siapapun orangnya, asal ia merupakan warga negara Indonesia, maka dipersilahkan untuk ikut maju meramaikan sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati pada perhelatan Pilkada 2024.

“Harapan saya dari calon-calon yang ada saat ini, diharapkan ada dari warga Kabupaten Sukabumi dan ia asli yang lahir dari Sukabumi dan ia lebih tahu dan mengenal Sukabumi. Itu sebagai bentuk harapan,” ujarnya.

Menurutnya, dari semua calon sementara yang ada saat ini, hampir mengerucut, belum memperlihatkan secara utuh terhadap Kader Sukabumi. “Jadi alangkah indahnya, jika ada calon yang murni dari kader Kabupaten Sukabumi, dan partainya harusnya segera di respon terhadap kursi kaderisasi yang maksimal,” imbuhnya.

“Sebut saja caleg bisa warga lokal, kenapa calon Bupati untuk tahapannya sesuai dengan kaderisasinya, tidak mengambil dari kader pribumi asli Sukabumi,” bebernya.

Meski demikian, ia menilai semua calon yang saat ini tengah ramai menjadi perbincangan di kalangan masyarakat Kabupaten Sukabumi, bahwa semua calon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi ini, pada prinsifnya baik dan tidak ada yang jelek. Tetapi disamping itu, mereka juga harus memiliki empat sifat kepemimpinan yang baik. “Tapi gitu, saya harap ada kader dari putra daerahnya harus 100 persen,” bebernya.

Ia menambahkan, bahwa untuk menjaga kodusifitas menjelang Pilkada, ia berpesan bahwa Pemilu itu harus dijadikan sebuah pembangunan dan pemikiran, gagasan, ide, konsef yang baik.

Selain itu, jika terdapat nilai-nilai perbedaan pendafat. Maka, harus dijadikan sebagai rohmat. Hal ini, akan menjadikan khasanah atau pemikiran sekaligus juga edukasi pendidikan politik bagi masyarakat, bahwa apapun permasalahannya, maka mestu dikembalikan kepada permusyawaratan.

“Iya, sehingga akan tercipta satu kemaslahatan ummat sekaligus dalam menyatukan ummat. Maka, nikmati saja dengan riang gembira dan lebih kepada membangun nilai-nilai silaturahmi,” pungkasnya. (Den)