Apalagi, menurutnya Mak Uu ini hidup di usia senjanya tanpa adaa sentuhan kasih sayang dari anak kandungnya. Untuk itu, pemerintah Desa Cikujang telah berupaya maksimal untuk membangun gubuk tersebut, menjadi rumah yang layak disinggahi.
“Saya sudah berapa kali mengajukan permohonan melaui proposal kepada pemerintah daerah melalui Dinas Sosial Kabupaten Sukanumi. Namun, sampai saat ini bantuan tersebut, tidak pernah kunjung datang.
Saya berharap ada orang dermawan yang rela menyisihkan rezekinya untuk membantu dan meringankan beban kehidupan Mak UU dalam sehari-harinya.
Sebab, jika mengandalkan bantuan dari pemerintah, saya kira tidak akan cukup. Apalagi, dalam satu tahunnya, desa ini hanya mendapatkan kuota untuk pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari Dinas Sosial, satu unit saja,” pungkasnya. (*).



