SUKABUMI – Dalam menjaga kelestarian dan ekosistem alam, puluhan pemuda di wilayah Pajampangan yang tergabung dalam wadah Yayasan Sri Manggala Nusantara, Kecamatan Surade, melakukan gerakan tanam pohon di kawasan Goa Baduy, Desa Sukamanah, Kecamatan Cimanggu pada Minggu (31/10).
Aksi sosial ini, juga telah mendapatkan sambutan yang baik dari semua kalangan serta dihadiri Kepala Desa Sukamanah, Camat Cimanggu, perwakilan penggerak lingkungan serta perwakilan dari Perumda Agro Kabupaten Sukabumi.
Ketua Yayasan Sri Manggala Nusantara, M Solehudin kepada Radar Sukabumi mengatakan, jenis pohon yang ditanam di wilayah tersebut merupakan pohon kimenyan, trembesi, manii, ketapang dan Kepuh.
Pohon tersebut didapat hasil dari sumbangan UPTD dan BPTH Kabupaten Sukabumi.
“Hal ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat, terutama generasi muda terhadap nasib hutan dimasa yang akan datang.
Karena itu dalam rangka memperingati Hari Maulid Nabi Muhammad SAW, dengan segala pembatasan di tengah wabah Covid-19. Yayasan Sri Manggala Nusantara menggelar kegiatan gerakan penanaman pohon bersama kaum milenial,” kata M Solehudin kepada Radar Sukabumi pada Minggu (31/10).
Menurutnya, penanaman pohon ini sengaja dilakukan sebagai salah satu bentuk upaya rehabilitasi hutan dan lahan. Untuk itu, aksi ini difokuskan di lahan hutan kawasan resapan air untuk mencegah terjadinya musibah kebencanaan.
Seperti bencan banjir dan longsor. Rangkaian kegiatan yang mengusung tema, Piagam Hijau Daratan Luhur Jampang ini, diharapkan dapat tergapai berbagai manfaat.
“Diantaranya sebagai bentuk dorongan dan percepatan dalam upaya rehabilitasi hutan dan lahan resapan air sesuai kapasitas masing-masing pihak,” paparnya.
Selain itu, ujar M. Solehudin, kegiatan penanaman pohon tersebut juga untuk membantu pengembangan usaha wisata edukasi yang berwawasan lingkungan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Khususnya di Goa Baduy, Kecamatan Cimanggu.






