Informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, kecelakaan laut itu bermula saat KM Putra Cikal 55 yang berangkat dari perairan Laut Minajaya, Kecamatan Surade menuju Pantai Ciroyom untuk mencari ikan selama 20 hari.
Namun, saat di tengah laut tepatnya pada Senin dini hari, tiba-tiba terjadi badai yang memicu gelombang tinggi dan angin kencang. Kondisi cuaca yang tidak kondusif, Nasori kemudian bergegas mengemudikan kapalnya untuk bersandar di daratan Pantai Ciroyom.
Sayangnya, belum sampai ke darat kapal yang mereka gunakan untuk mencari ikan diterjang ombak besar sehingga terbalik dan karam. Toto dan Nasori pun mencoba menyelamatkan diri dengan cara berenang ke darat.
Kedua nelayan ini sempat berenang secara beriringan dan Nasori pun berhasil selamat sampai ke pantai, sementara rekannya yakni Toto menghilang diduga terbawa arus dan tenggelam.(*)






