Menurutnya, aksi nyata sosial tersebut sengaja dilakukan selain dijadikan sebagai salah satu bentuk kepedulian komunitas juga untuk meringankan pekerjaan pemerintah.
“Tentunya dengan adanya khitanan masal ini, diharapkan dapat meringankan pekerjaan pemerintah dalam meningkatkan faktor perekonomian warga,” bebernya.
Untuk itu, pihaknya terus selalu mengajak seluruh anggotanya agar dapat menggelorakan kembali gotong royong kepada masyarakat di era globalisasi.
Sebab, ia menilai budaya gotong-royong saat ini perlahan mulai dilupakan oleh kalangan masyarakat pedesaan. Sebab itu, pihaknya mengajak pada seluruh masyarakat untuk bisa mengedepankan kebersamaan dalam segala hal.
“Hal ini, kami lakukan untuk membantu masyakarakat dan menumbuh kembangkan semangat gotong royong warga yang saat ini mulai pudar,” paparnya.
Sementara itu, seorang warga Herdi (42) mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi terhadap kebaradaan Komunitas Pataliwargi Gegerbitung.
Karena, dalam kiprahnya komunitas tersebut banyak membantu warga yang tidak mampu. “Semoga kegiatan ini, dapat dilaksanakan secara berkesinambungan.
Ya, tentunya hal ini dapat dijadikan sebagai syuri tauladan untuk komunitas lainnya,” pungkasnya. (den/d)






