KABUPATEN SUKABUMI

Karyawan Bengkel di Cibadak Babak Belur, Usai Pergoki Maling 

×

Karyawan Bengkel di Cibadak Babak Belur, Usai Pergoki Maling 

Sebarkan artikel ini
Kondisi korban saat dirawat di rumah sakit Sekarwangi
DIRAWAT : Kondisi korban saat dirawat di rumah sakit Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.(FOTO : IST)

SUKABUMI – Nasib naas harus diterima Alis (48) warga Kampung Pamuruyan, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa barat, harus mendapat perawatan medis seusai memergoki diduga maling yang hendak mencuri di bengkel tempatnya bekerja.

Informasi didapat Alis yang merupakan salah satu karyawan bengkel di Kampung Pamuruyan, Kecamatan Cibadak ini, mengalami luka dibeberapa bagian tubuhnya akibat dihajar oleh orang tidak dikenal saat hendak mengunci pintu bengkel.

Bank bjb Tandamata

Sohibul Hamdi (27) salah seorang keluarga korban mengatakan, berdasarkan informasi yang didapatnya, peristiwa berawal antara sekitar pukul 11.00 Wib – 11.30 Wib, korban yang merupakan pamannya itu hendak mengunci pintu bagian belakang dari bengkel tempat korban bekerja.

Namun, kata Hamdi, sesaat pamannya masuk didalam bengkel sudah ada orang yang tidak dikenal, dengan spontan langsung melakukan pemukulan secara membabi buta ke arah korban, hingga korban mengalami luka dibeberapa bagian tubuhnya.
“Awal kejadian saya dengar dari ibu, antara setengah 11 dan setengah 12 malam, paman sering jaga bengkel disini, kebetulan pintu bagian belakang belum dikunci sama dia,” ungkap Hamdi. Senin, (12/12).

“Nah sekitar jam segitu, paman kesini niatnya mau mengunci pintu, pas begitu dibuka pintumya sudah ada orang didalamnya, nah orang itu langsung mukul,” sambungnya.

Namun begitu, lanjut Hamdi belum diketahui secara pasti kronologis peristiwa yang menimpa pamannya, pasalnya kondisinya msih dalam perawatan tim medis rumah sakit Sekarwangi.
“Kalau peristiwa pastinya saya juga gak tau, kalau keterangan dari ibu seperti itu, paman mengalami luka dibagian tangan patah, di kepala, ada luka sobek di jidat kepala,” jelasnya.

Masih kata Hamdi, pamannya saat ini sudah mendapat penanganan medis rumah sakit Sekarwangi Cibadak, menurut Hamdi, peristiwa aksi pencurian di bengkel tempat pamannya bekerja merupakan yang kedua kali setelah sebelumnya beberapa tahun lalu juga pernah terjadi.