RADARSUKABUMI.com – PALABUHANRATU– Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya wisatawan luar Sukabumi yang datang dari arah Utara Sukabumi supaya tidak mengikuti jalur yang ditunjukkan aplikasi google map. Pasalnya, jalur google map akan membawa wisatawan lewat jalur Cikidang.
“Kalau bisa, yang dari Bogor kalau mau ke Palabuhanratu atau ke kawasan geopark Ciletuh jangan mengacu pada aplikasi google map. Karena nanti aplikasi itu akan mengarahkan ke jalur alternatif Cikidang,” ujar Nasriadi kepada Radar Sukabumi, belum lama ini.
Menurut Nasriadi, pada dasarnya memang aplikasi google map itu akan mengarahkan penggunanya ke jalur cepat, bebas dari kemacetan. Namun bagi yang belum mengetahui medan, jalur Cikidang ini cukup berbahaya.
Mengingat, tikungan di jalur ini sangat tajam dan menurun. “Ya lebih baik lewat jalur Cibadak-Warungkiara. Soalnya, kalau belum mengetahui medan, jalur Cikidang itu cukup berbahaya dan rawan terjadi kecelakaan,” imbuhnya.
Untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan seperti beberapa waktu sebelumnya, Nasriadi mengaku sudah memasang sejumlah rambu-rambu peringatan di beberapa titik jalur Cikidang. Bagi kendaraan besar, ia menegaskan larangan melewati jalur alternatif Cikidang.
“Kendaraan besar seperti bus, itu tidak boleh lewat jalur ini. Kami juga telah meminta dipasangkan portal kepada Dishub, supaya larangan ini bisa benar-benar terlaksana,” pungkasnya.
Hal senada juga disampaikan Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Galih Raditya. Menurutnya, aplikasi google map memang akan mengarahkan wisatawan yang datang dari arah Utara Sukabumi melalui jalur alternatif Cikidang.
Hal tersebut mengingat jalur Cikidang merupakan jalur yang bebas dari kemacetan. “Ya pasti demikian (aplikasi) itu. Intinya kami menyarankan supaya wisatawan tidak terpacu pada google map. Ini tentunya demi menjaga hal-hal yang tidak diinginkan,” singkatnya.
(ren)





