SUKABUMI – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Sukabumi Agus Sanusi angkat bicara terkait penanganan Suherlan (33) alias Samson sebelum meninggal dunia yang mengalami gangguan mental. Rabu (26/2/2025).
Menurut Agus terkait pasien Suherlan alias Samson merupakan warga Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Dinas Kesehatan kabupaten Sukabumi telah beberapa kali melakukan penanganan kesehatan terhadap yang bersangkutan
“Almarhum Samson telah beberapa kali memperoleh penanganan kesehatan dan telah dilakukan rujukan ke rumah sakit jiwa Marzuki Mahdi,” ujar Agus Sanusi kepada wartawan saat dikonfirmasi.
Bahkan, kata Agus, terakhir dilakukan rujukan kembali pada bulan Januari 2025, dimana jajaran Puskesmas Simpenan yang bekerjasama dengan Polsek setempat, TKSK Dinsos dan Desa merujuknya kembali ke rumah sakit Marzuki Mahdi
“Dinsos dan Dinkes telah melakukan rehabilitasi terhadap pasien tersebut ke panti rehabilitasi Paramarta dan Panti Rehabilitasi Aura Welas Asih,” jelasnya.
Untuk penanganan selanjutnya, kata Agus lagi setelah menjalani perawatan di rumah sakit Marzuki Mahdi yang bersangkutan atau Samson maka tenaga Puskesmas setempat rutin melakukan kunjungan ke rumah pasien dan keluarganya, agar rutin mengambil obat dan ikut membantu memantau dalam meminum obat.
“Pihak keluarga menyampaikan agak sulit pasien untuk minum obat secara teratur karena pasien suka menolak dan ngamuk kalau disuruh makan obat karena merasa sehat atau tidak sakit,” terang Agus.






