KABUPATEN SUKABUMI

Jalan Rusak, Warga Bertaruh Nyawa

×

Jalan Rusak, Warga Bertaruh Nyawa

Sebarkan artikel ini

Selain itu, akibat jalan rusak tersebut, sambung Dadan, ada juga warga Desa Bojong Jengkol yang melahirkan di dalam mobil saat hendak dibawa ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Jampangtengah. “Kondisi ini sangat menyedihkan dan membahayakan bagi kami,” tandasnya.

Ia pun mengaku sudah berulang kali mengajukan permohonan bantuan untuk pembangunan jalan tersebut kepada pemerintah Kabupaten Sukabumi. Namun entah kenapa, hingga saat ini bantuan yang diharapkan warga itu belum kunjung datang. “Sudah lebih 10 tahun jalan ini rusak dan belum pernah di perbaiki. Kasihan warga di sini, padahal ini akses utama kami berktivitas,” paparnya.

Bank bjb Tandamata

Sementara itu, seorang warga Kampung/Kedusunan Pasirnangka, Desa Bojong Jengkol, Samsuri (45) mengatakan, jalan yang menghubungkan dua kecamatan ini tidak pernah mendapatkan perbaikan jalan selama lima periode kepemimpinan Bupati Sukabumi.

Tak tanggung-tanggung jalan rusak parah yang menghubungkan sejumlah desa di dua kecamatan tersebut, mengalami kerusakan sepanjang 15 kilometer.

“Selama ini warga berinisiatif sendiri untuk memperbaiki jalan agar bisa dilewati kendaraan roda empat. Jika panen raya, warga menutup sendiri jalan-jalan berlubang agar truk pengangkut hasil panen bisa lewat. Kalau dibiarkan gak bakalan bisa lewat,” pungkasnya. (cr13)