KABUPATEN SUKABUMI

Jaga Kelestarian Sungai di Cikakak, Diskan Tebar Ribuan Benih Ikan Nilem 

×

Jaga Kelestarian Sungai di Cikakak, Diskan Tebar Ribuan Benih Ikan Nilem 

Sebarkan artikel ini
Perangkat Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi saat menyerahkan benih ikan Nilem kepada kepala desa.(foto : ist)
Perangkat Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi saat menyerahkan benih ikan Nilem kepada kepala desa.(foto : ist)

SUKABUMI — Dalam rangka upaya menjaga kelestarian sungai, dinas perikanan kembali laksanakan kegiatan pelepasliaran ikan di daerah aliran sungai yang berada di Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Kamis, (11/1/2024).

Sebanyak 9.000 ekor ikan jenis Nilem dilepasliarkan di tiga daerah aliran sungai di kecamatan Cikakak, yakni aliran sungai Cimaja desa Cimaja, Sungai Cisukawayana desa Ridogalih dan Curug Indra desa Sukamaju.

Bank bjb Tandamata

Kepala dinas perikanan Nunung Nurhayati mengatakan kegiatan perilisan ikan (Restocking) dilakukan secara bersama sama dengan perangkat desa sebagai upaya pelestarian ikan di wilayah Kecamatan Cikakak, Kegiatan ini dilaksanakan untuk menindaklanjuti permohonan desa desa tersebut mengenai permintaan benih ikan untuk di rilis di sungai.

“Permohonan ini dilakukan sebagai upaya peningkatan gizi masyarakat sekitar, jadi masing- masing desa dilakukan serah terima benih ikan sebanyak 3.000 ekor,” ujar Nunung.

“Jadi ikan nilem ini merupakan ikan lokal yang hidup liar di perairan umum, terutama di sungai-sungai yang berarus sedang dan berair jernih, Nilem ini ikan ekonomis yang mudah di dapatkan dan disukai sebagai produk makanan untuk pemenuhan gizi di masyarakat,” imbuhnya

Dinas Perikanan, kata Nunung dalam hal ini mengajak masyarakat sekitar agar ikut serta bersinergi dalam upaya pelestarian ikan dan lingkungan, salah satunya bersih bersih sungai, penanaman pohon di lingkungan sungai atau situ, tidak membuang sampah sembarangan, tidak menggunakan alat tangkap yang berbahaya bagi biota perairan.

“Ya seperti penggunaan setrum dan racun, serta mari bersama sama mengawasi pembuangan limbah langsung yang berbahaya ke sungai,” jelasnya.

Nunung berharap kegiatan perilisan ikan ini dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat setempat, sehingga nantinya ikan yang ada dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan gizi masyarakat.”Ini kami lakukan sebagai bentuk komitmen dinas perikanan dalam menurunkan angka stunting,” ucapnya.