“Dalam penanganan narkoba tentunya perlu ada sinergritas dengan semua unsur khususnya masyarakat. Karena tidak bisa dilakukan hanya oleh aparat penegak hukum saja, harus ada suport dari semua elemen,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Sukabumi, AKBP Deni Yus Danial memaparkan, penyalahgunaan narkoba ini lebih didominasi oleh masyarakat yang masih usia produktif. Sebab itu, pihaknya sekarang ini terus berupaya melakukan pencegahan dimulai dari lingkungan sekolah.
Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi merosotnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) generasi muda yang dapat berdampak buruk terhadap perkembangan bangsa.
“Saat ini kami menyasar para pelajar untuk memberikan pemahaman tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, apalagi di kalangan pelajar saat ini sangat riskan terjadinya penyalahgunaan narokoba,” paparnya.
Menurutnya, perang melawan narkoba bukan semata-mata tugasnya aparat penegak hukum saja, melainkan seluruh stakeholder harus terlibat khususnya lingkungan sekolah.
“Kami harap, dengan adanya pencegahan muai dari lingkungan sekolah dapat mempersempit dan mengantisipasi peredaran maupun penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya. (bam/d)






