Penataan tersebut, ditegaskan Adang hanya menyesuaikan, bukan berarti tidak diperbolehkan berdagang total, tetapi menyesuaikan dengan event yang sekarang yaitu HCS 2024.
“Sejauh ini tidak ada protes, kan kita sudah melakukan sosialisasi dan pemanggilan para pedagang dan mereka sangat faham karena kita lebih penataan karena bagaimana juga itu kan usaha (mereka) tentunya UMKM akan meningkat,” paparnya.
“Tetapi saat ada kunjungan jadi agar terlihat tertib aja. Misal nya kalau ada kunjungan ke pantai Karanghawu atau ke Gadobangkong atau ke alun alun, jadi biar terlihat indah. Kan ada pengelolanya jadi mereka menyesuaikan sendiri,” imbuhnya.
Masih katq Adang, untuk event HCS ini pihknya telah menghimbau kepada pedagang supaya lebih tertib, ketika mereka berjualan atau berdagang, dan bagi yang sudah ditempatnya tidak berdagang di tempat yang dilarang seperti trotoar dan pasilitas umum.
“Apa lagi kan ini banyak tamu se Indonesia akan melihat pelabuhanratu seperti apa. HCS ini kan hajatan nasional jadi kita harus mensuport, harus mendukung karna bagaimana pun juga ini bisa memperlihatkan kabupaten sukabumi secara nasional,” tandasnya. (Ndi)






