Hal senada disampaikan warga Kampung Kebonjeruk, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Diki Bolang (31). Bahkan Diki mengaku, ia sempat memergoki sepasang remaja di dalam gedung tersebut. “Sebetulnya sering melihat sepasang remaja disetiap pojokan, bahkan saya pernah pergoki mereka saat berduaan di dalam ruangan,” aku Diki.
Ia pun meminta kepada pihak yang berwenang supaya segera menempati bangunan itu dan memfungsikannya. Karena bila dibiarkan, selain bangunan akan rusak, juga akan banyak orang yang tidak bertanggung jawab terus menyalahgunakan tempat tersebut.”Kami minta gedung ini segera difungsikan supaya tidak ada lagi perbuatan tak pantas di sini,” singkatnya.
Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Sukabumi, Daden Sukendar mengaku, belum adanya listrik dan air menjadi alasan gedung tersebut belum digunakan. Ia pun menyadari, pihaknya merasa senang saat beberapa tahun lalu mendapat gedung dari Kemenag Pusat. “Harapannya dari pemerintah daerah mendapatkannya. Tapi sayang, keburu gedung itu bagian dalamnya hancur dan memprihatinkan. Padahal kami sangat membutuhkan gedung itu untuk koordinasi, tapi mungkin belum menjadi prioritas pemerintah daerah,” singkatnya. (cr13/t)




