Forum CSR Kabupaten Sukabumi yang aktif sejak Maret 2025 kini telah membentuk koordinator wilayah di empat zona strategis. Dari 61 perusahaan yang tergabung, baru 31 yang melaporkan kegiatan CSR melalui portal resmi CSR Provinsi Jawa Barat.
“Transparansi dan akuntabilitas menjadi perhatian bersama. Forum ini harus menjadi motor penggerak dampak sosial yang terukur dan berkelanjutan,” tambah Angga.
Sementara itu, Bupati Sukabumi Asep Japar menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pembangunan daerah, terutama di bidang infrastruktur, sosial, dan lingkungan.
“Saya mengajak seluruh perusahaan menjadikan CSR bukan sekadar kewajiban formal, tapi kontribusi nyata bagi masyarakat. Mari bersama membangun Sukabumi yang lebih baik,” tegasnya. (ndi/d)






