Festival Mata Air tidak hanya berisi karnaval budaya, tetapi juga berbagai kegiatan yang lain, seperti pementasan wayang golek, nabung air, dan ‘ngalokat cai’, hingga dialog pengelolaan air bersih bersama PDAM Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan yang dipusatkan di Kampung Jayanegara ini diadakan oleh Paguyuban Sakti Jayanegara bekerjasama dengan Star Energy Geothermal Salak (SEGS) Ltd dan Social Conservation Indonesia (SCI).
Ketua Paguyuban Sarana Air Tirta Bhakti (Sakti) Jayanegara, Karma Wiganda berharap, kegiatan dapat bermanfaat bagi warga. Sehingga nantinya warga dapat lebih sadar tentang pentingnya keberadaan air dan nantinya turut menjaga dan melestarikan air bersih.
“Semoga dengan kegiatan ini, budaya melestarikan dan menjaga air semakin tinggi. Karena tentu kita ketahui, air ini sangat bermanfaat bagi kehidupan kita,” pungkasnya.
Mewakili pihak SEGS, Fernando Eka Satria mengapresiasi kegiatan Festival Mata Air ini. “Betapa pentingnya air. Air sangat penting bagi kehidupan. Dengan air bersih, kesehatan lebih baik dan kualitas hidup pun akan meningkat,” pungkas dia. (Cr13/d)



