Dewan Badri Ajak Masyarakat Sukabumi Dukung Gebyar Vaksinasi

  • Whatsapp
Anggota Komsi 1 DPRD Kabupaten Sukabumi Badri Suhendi
Anggota Komsi 1 DPRD Kabupaten Sukabumi Badri Suhendi

SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi berupaya terus menggalakkan vaksinasi untuk meningkatkan herd immunity atau kekebalan kelompok dari virus covid-19. Satu di antaranya, yaitu dengan menggelar gebyar vaksinasi di berbagai wilayah.

Upaya pemerintah dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 tersebut diapresiasi Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Sukabumi Badri Suhendi. Menurutnya percepatan vaksinasi itu merupakan salah satu solusi yang paling penting untuk pemulihan ekonomi di masa depan.

Bacaan Lainnya

“Dengan peningkatan target vaksinasi untuk seluruh masyarakat ini bisa secepatnya tercapai dan penyebaran virus Covid – 19 bisa semakin ditekan.

Tentu kita memberikan apresiasi yg tinggi kepada pemerintah provinsi dan pemerintah Kabupaten Sukabumi yang telah melakukan satu langkah yang sangat baik, kebijakan sangat baik, vaksinasi secara meluas dan selalu menjemput bola,” kata ujar Badri kepada Radar Sukabumi, Senin (13/09).

Badri menjelaskan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan 70.500 dosis sampai bulan Desember 2021 mendatang. Di sisi lain, hal itu harus mendapatkan dukungan dari seluruh kalangan masyarakat.

“Dengan demikian mendapatkan hasil yang optimal dan mewujudkan herd immunity di Kabupaten Sukabumi,” ucap Badri.

Selain itu, Badri juga mengapresiasi petugas kesehatan, satgas covid – 19, sebab tanpa mereka, percepatan vaksinasi tidak akan terlaksana dengan baik.

“Maka dari itu kita sangat memberi penghargaan tinggi dan terus melaksanakan kegiatan vaksinasi ini, karena kita terus mengejar target agar Sukabumi lebih sehat dan lebih landai,” bebernya.

Badri juga mengimbau kepada masyarakat agar jangan takut divaksin, karena vaksinasi itu untuk menjaga keamanan dari serangan Covid-19 yang tidak terlihat oleh kasat mata. Legislator dari Partai Demokrat ini juga mengajak masyarakat agar proaktif mengikuti program ini.

“Jika masih banyak masyarakat yang enggan atau tidak mau divaksin, khawatir imunitas komunal tidak terjadi. Intinta jangan takut dan mari sukseskan program pemerintah, karena ini bentuk upaya dalam memerangi covid – 19 dan kasih sayang kepada masyarakat,” tandasnya. (ris/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *