DPRD Kabupaten Sukabumi

Ade Dasep: Pembangunan SDM Religius Adalah Solusi

SUKABUMI – Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki akhlak yang religius perlu dilakukan kedepan, pasalnya semakin tingginya teknologi di era globalisasi tentu harus dibarengi dengan pendidikan islami.

Hal tersebut dikatakan oleh Ade Dasep Zaenal Abidin. Pembentukan SDM yang religius bisa membentuk kualitas SDM yang berkualitas untuk pembangunan Kabupaten Sukabumi kedepan.

Sebagai daerah dengan jumlah penduduknya mayoritas islam, pendidikan yang berbasis islami tentu adalah solusi menuju pembangunan SDM yang religius. Pasalnya dimulai dari pendidikan yang berbasis kepada Alquranlah akan menjadikan manusia islam bermartabat dan memiliki Akhlak yang baik.

“Jika suatu daerah memiliki daya saing tentu kita sebagai umat islam harus kembali kepada ilmu yang ada dalam Alquran. Manusia mana yang Hafiz Alquran yang hidupnya susah, setidak-tidaknya jiwanya tenang dan hidupnya memiliki tujuan, “jelas Ade Dasep dalam rilisnya.

Untuk itu, dirinya tak bosan-bosan menggaungkan budaya baca, faham dan amal Alquran kepada masyarakat dengan cara mewakafkan Alquran. Menurutnya, salah satu mencerdaskan masyarakat adalah dengan mengamalkan budaya tersebut.

Fikiran anak-anak yang hafiz alquran akan bersih dari hal-hal fikiran negatif.

Loading...

Dan itu akan mendorong kepada pembangunan SDM nantinya.

“Saya akan bahagia, ketika Alquran yang sudah diwakafkan sebanyak 2.380 buah ini bisa berhasil membangun tatanan kehidupan kedepan.

Kita sepakat semua selaku umat islam hanya hukum dan ilmu dalam Alquranlah yang maha benar, itu tidak diragukan lagi, “cetusnya.

Maka dari itu, kedepan dirinya bercita-cita untuk mendorong pemerintah agar bisa mengalokasikan APBD untuk kesejahtraan para guru ngaji/madrasah/ustad dengan anggaran minimal 100 Milyar, selain itu juga sebagai penopang keberkahan dirinya juga mendorong agar pemkab mengalokasikan APBD untuk kesejahtraan anak yatim piatu agar dalam pendidikannya terjamin dengan usulan anggaran minimal 100 Milyar.

Selain itu, juga tak lupa mendorong untuk pengadaan Alquran baik itu yang biasa atau yang ada terjemahnya untuk disebarkan di Masjid yang ada di Kabupaten Sukabumi.

“Karena gagasan saya membangun Kabupaten Sukabumi yang berkemakmuran dan memakmurkan anak yatim, serta menggaungkan budaya baca, faham dan amal Alquran. Maka tidak salah memiliki gagasan tersebut, “cetusnya.

Sementara saat soal rencana akan maju di Pilkada 2020, dirinya menambahkan bahwa niatan maju di pesta lima tahunan ini bukan karena ambisi menjadi pemimpin semata, tetapi lebih kepada ingin menjalankan program yang sudah berjalan ke tatanan yang lebih luas lagi untuk kepentingan Kabupaten Sukabumi.

Pasalnya, yang namanya pemimpin adalah sebuah keniscayaan ketika tidak dijalankan dengan benar akan menjadi masalah dimasa yang akan datang.

“Pemimpin kan hanya hitungan tahun, tetapi ketika ditakdirkan menjadi pemimpin harus memiliki gagasan yang membekas untuk kepentingan bersama khususnya agama.

Saya tidak ambisi menjadi pemimpin, hanya saja saya memiliki ambisi membangun Kabupaten Sukabumi dengan aturan yang ada dalam Alquran, “cetusnya.

Lebih lanjut dirinya berharap, ketika suatu daerah diberikan keberkahan oleh Allah, tentunya daerah tersebut akan subur makmur sesuai dengan harapan masyarakat banyak.

Makanya, hingga hari ini sudah menyantuni anak yatim piatu binaan dengan jumlah 1.800 anak adalah untuk mendorong agar Kabupaten Sukabumi makmur. “Semoga saja ada jalannya, saya hanya berikhtiar. Dan ketika terpilih tidakpun yang penting berusaha, “tukasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan hasil voting yang dilakukan oleh radar sukabumi, nama Ade Dasep cukup mendapatkan respon dari masyarakat.

Meski, nama pertanaha Bupati Marwan Hamami masih yang tertinggi dari jumlah voting terakhir. Setidaknya, hingga berita ini ditulis hasil voting nama Ade Dasep dianggka 13 persen sementara untuk Marwan Hamami mencapai 21 persen dari jumlah Vote 2,1 ribu. (hnd)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button