KABUPATEN SUKABUMI

DPC HNSI Sosialisasikan Wasbang

PALABUHANRATU – Puluhan Rukun Nelayan se-Kabupaten Sukabumi diberikan pemahaman terkait Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di Gedung PKK Pendopo Palabuhanratu, Senin (11/11).

Kegiatan yang digagas DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Sukabumi ini, dimaksud meningkatkan pemahaman para nelayan dalam wawasan kebangsaan.

Ketua DPC HNSI Kabupaten Sukabumi, Dede Ola mengatakan, kegiatan ini untuk membentuk nelayan agar memiliki pemahaman Wasbang. Sehingga, mereka mampu menjadi garda terdepan dalam memelihara persatuan dan kesatuan bangsa serta mengetahui perihal hukum di Indonesia.

“Selama ini banyak masalah terkait nelayan. Kasihan karena mereka tidak tahu, akhirnya mereka tersandung dengan hukum. Makanya hari ini, kami fasilitasi para nelayan melalui Wasbang,” jelas Dede Ola.

Selain DPC HNSI Kabupaten Sukabumi sendiri, pihak lainnya dihadirkan untuk menjadi pemberi materi. Di antaranya, Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sukabumi, Dinas Kelautan dan Perinanan Kabupaten Sukabumi, Polres Sukabumi dan Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi.

“HNSI tidak mentolerir perbuatan apapun dari nelayan yang bersifat anarkis dan berpotensi memecah belah bangsa. Nelayan di Kabupaten Sukabumi khususnya, harus menahan diri. Bila terjadi hal-hal yang berkaitan dengan hukum. Sebab, Indonesia merupakan negara hukum,” tandasnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga menyinggung para pemuda yang menurutnya dinilai dapat dijadikan garda terdepan dalam memajukkan bangsa Indonesia melalui inovasi dan pemikiran yang terbuka serta berdedikasi penuh dalam segala bidang sesuai kemampuan.

“Pemuda merupakan garda terdepan dalam memelihara persatuan dan kesatuan bangsa. Pemuda bisa memberikan pemahaman lebih kepada nelayan terkait Wasbang. Kami meminta pemerintah, untuk ikut merangkul para pemuda yang diwadahi KNPI. Untuk lebih berdayaguna bagi masyarakat melalui berbagai pelatihan yang difasilitasi negara,” tuturnya.

DPC HNSI Kabupaten Sukabumi, juga mengucapkan terima kasih kepada TNI dan Polri serta unsur lainnya yang sudah terlibat dalam mengamankan pesta demokrasi di Indonesia. Dimulai dari Pileg hingga Pilpres. Hingga dilantiknya Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

“HNSI Kabupaten Sukabumi juga masih menjaga komitmen. Ikut menjaga keutuhan bangsa. Terlebih di Kabupaten Sukabumi saat ini menjelang Pemilihan Kepala Desa serentak yang diikuti 240 desa di Kabupaten Sukabumi yang akan berlangsung pada 17 November 2019 mendatang serta perhelatan Pemilihan Kepala Daerah yang akan berlangsung tahun depan,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan Dinas Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Sukabumi, Arif, mengaku bersyukur dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. Dirinya mengekspose seluruh program di Dinas Kelautan dan Perikanan yang diperuntukkan bagi nelayan.

“Kami sosialisasikan berbagai program. Seperti identitas nelayan, asuransi, bedah rumah, kesehatan dan lainnya. Ia pun meminta seluruh nelayan dapat melengkapi data sebagai bahan bagi Dinas Kelautan. Iya bila terjadi sesuatu maupun ada bantuan khusus bagi nelayan dapat dengan mudah diberikan, jika para nelayannya memiliki identitas lengkap,” katanya.

Kasatpol Air Polres Sukabumi, AKP Tri Andi Affandi mengatakan, dalam kegiatan tersebut pihaknya telah memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkenalkan diri kepada DPC HNSI Kabupaten Sukabumi dan seluruh Ketua Rukun Nelayan. Mengingat dirinya baru saja bertugas menggantikan AKP Amran Kusnandar.

“Sebelumnya, saya bertugas sebagai Kasatpol Air di Polres Garut.

Saya meminta jika terjadi persoalan di lapangan, agar para nelayan selalu berkoordinasi dengan DPC HNSI Kabupaten Sukabumi dan Polres Sukabuimi. Sehingga kami bisa hadir di tengah-tengah nelayan dan mencari solusi bersama,” timpalnya.

Di tempat sama, Kabid Ideologi Dan Wasbang Bakesbangpol Kabupaten Sukabumi, Edyatna Susila mengaku bersyukur dapat bertatap muka secara langsung dengan nelayan. Sehingga dirinya bisa leluasa menyampaikan materi dengan durasi lebih dari 20 menit.

“Kami sosialisasikan Undang- Undang Nomor 23 tentang Penyelenggaraan Pemerintah Daerah. Dimana didalamnya dijelaskan tentang tugas pokok dan fungsi dari Organiasasi Kemasyarakatan. Seperti Ormas. Yang jumlahnya tidak sedikit di Kabupaten Sukabumi,” jelasnya.

Menurut Edyatna, para nelayan dapat ikut berpartisipasi mengawasi jika ada Ormas yang menyimpang dari tupoksinya. Dengan sosiaslissi Undang-undang tersebut ia berharap masyarakat dapat mengetahui kejelasannya.

Setelah sesi tanya jawab antara peserta Wasbang dengan para pemateri. Seluruh peserta Wasbang menyuarakan deklarasi. Adapun isi deklarasi tersebut, yakni, Kami Nelayan Sukabumi Siap Mendukung Program Pemerintah RI
dan Sesuai Dengan Pancasila dan UUD 1945 serta Sesuai Dengan Kearifan Lokal.

“Selain itu, mereka juga harus siap menjadi garda terdepan dalam membantu tugas TNI dan Polri di wilayah teritorial peraian dan kelautan serta ikut serta dalam menjaga Kamtibmas dan menolak segala bentuk anarkis, intoleran, penyebaran berita hoax. Iya, yang lebih pentingnya mereka harus menjaga keutuhan NKRI tanpa isue SARA dan ujaran kebencian,” pungkasnya. (den/d)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button