Lanjut Sri, TBM juga menyediakan referensi kepustakaan tulis dan non tulis. Seperti buku teks, buku populer dan buku pengetahuan populer. TBM juga sebagai sarana untuk melaksanakan diskusi, bedah buku, sarasehan dan sebagainya.
Selain itu, bentuk pembelajaran kreatif dalam meningkatkan minat baca anak di TBM seperti sekolah menulis dan lain sebagainya. “Dengan begitu, maka akan banyak masyarakat khususnya anak yang tertarik mengikuti TMB,” tuturnya.
Ia menambahkan, pihanya berencana menyelenggarakan kegiatan tersebut satu kali dalam satu bulan sehingga masyarakat bisa semakin tertarik terhadap budaya membaca. “Saya harap, dengan danya TMB ini akan mampu meningkatkan minat baca di Kabupaten Sukabumi di massa yang akan datang,” pungkasnya. (Bam)





