KABUPATEN SUKABUMI

DLH Kabupaten Sukabumi Sidak Supermarket di Palabuhanratu, Diduga Lakukan Pencemaran Air

×

DLH Kabupaten Sukabumi Sidak Supermarket di Palabuhanratu, Diduga Lakukan Pencemaran Air

Sebarkan artikel ini
Kepala Bidang Tata Lingkungan, Deni Alam saat meninjau air limbah dari Supermarket bersama komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi.(FOTO : NANDI/ RADARSUKABUMI)
Kepala Bidang Tata Lingkungan, Deni Alam saat meninjau air limbah dari Supermarket bersama komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi.(FOTO : NANDI/ RADARSUKABUMI)

SUKABUMI –  Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi bersama jajaran Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sebuah supermarket di Jalan Siliwangi, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu beberapa waktu lalu.

Sidak tersebut atas inisiatif DPRD Kabupaten Sukabumi khususnya komisi II ini bertujuan menindaklanjuti dugaan pencemaran limbah di kawasan tersebut seperti yang diutarakan sejumlah masyarakat yang tergabung dalam LPKSM Pandawa Lima saat audiensi.

Bank bjb Tandamata

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Prasetyo, melalui Kepala Bidang Tata Lingkungan, Deni Alam, menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengambil sampel air untuk diuji lebih lanjut.

 “Kami telah mengambil sampel airnya, dan dalam waktu kurang lebih tujuh hari hasilnya akan keluar,” ujar Deni kepada Radar Sukabumi belum lama ini. Minggu, (27/10).

Nantinya, kata Deni hasil tersebut akan menunjukkan kadar kualitas air, yang akan menentukan apakah ada masalah dalam Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di lokasi tersebut.

Deni juga menyoroti temuan air yang menggenang di sekitar selokan depan supermarket. Menurutnya, terdapat dua saluran outlet yang dimanfaatkan warga untuk mengairi sawah di belakang kawasan tersebut.

 “Kami melihat ada pipa yang patah, sehingga limbah air mungkin tercampur dan menyebabkan bau,” terangnya.

Lebih lanjut, Deni menegaskan bahwa hasil laboratorium nantinya akan memastikan apakah air tersebut telah memenuhi standar baku mutu yang telah ditetapkan.

 “Hasil uji laboratorium ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terkait kelayakan air yang mengalir ke lingkungan sekitar supermarket,” tandasnya. (ndi/d).