“Kami menyadari bahwa beberapa sekolah di Kabupaten Sukabumi memiliki akses yang cukup sulit. Ada siswa yang harus berjalan kaki lebih dari satu jam, bahkan ada yang harus menyeberang menggunakan perahu. Untuk itu, pelaksanaan kebijakan ini akan kami lakukan secara bertahap,” jelasnya.
Disdik akan melakukan uji coba terlebih dahulu di sekolah-sekolah yang dianggap memungkinkan. Jika hasilnya positif, maka kebijakan akan diteruskan. Namun jika ditemukan kendala, pihaknya akan segera melaporkannya kepada pimpinan untuk evaluasi lebih lanjut.
“Dengan pendekatan bertahap dan berbasis pada kondisi riil di lapangan, kami berharap kebijakan ini dapat diterapkan secara efektif tanpa mengorbankan kenyamanan dan keselamatan peserta didik,” pungkasnya. (den/d)






