BERITA UTAMA

Pelaku Tabrak Lari Maut di Cigodeg Kota Sukabumi Masih Misterius

×

Pelaku Tabrak Lari Maut di Cigodeg Kota Sukabumi Masih Misterius

Sebarkan artikel ini
PERAWATAN MEDIS: Seorang korban tabrak lari saat mendapatkan perawatan medis di RSUD R Syamsudin SH, belum lama ini. 
PERAWATAN MEDIS: Seorang korban tabrak lari saat mendapatkan perawatan medis di RSUD R Syamsudin SH, belum lama ini. 

SUKABUMI — Nasib tragis menimpa Enung (81), warga RT1/6 Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi. Ia menghembuskan napas terakhir di RSUD R Syamsudin SH setelah menjadi korban tabrak lari di Perempatan Cigodeg, Jalan Raya RH Didi Sukardi, Kelurahan Gedong Panjang, Kecamatan Citamiang, pada Selasa (10/6). 

Peristiwa memilukan itu, terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, saat Enung dibonceng suaminya, Mochtar Sidiq (77) dengan menunggangi sepeda motor Honda Kharisma bernomor polisi F 4105 SG, dalam perjalanan menuju SPBU di sekitar Jalan R Didi Sukardi. Keduanya baru saja mengisi bahan bakar dari arah Cisuda dan hendak berbelok di perempatan, ketika sebuah sepeda motor melaju kencang dari arah Jalan Otista dan menghantam motor korban dari samping.

Bank bjb Tandamata

Benturan keras membuat Enung terpental ke aspal, kepalanya menghantam jalan lebih dulu hingga mengalami pendarahan hebat di otak, memar di wajah, serta luka di tangan dan kaki. Sementara, Mochtar hanya mengalami luka ringan dan masih bisa memberikan keterangan kepada pihak kepolisian.

“Setelah ditabrak, pelaku langsung kabur tanpa memberikan pertolongan sedikitpun. Orang tua saya hanya tergeletak di jalan dengan darah mengalir dari hidung,” ungkap cucu korban, Disya (38) didampingi anak korban Asep Iskandar (55) kepada Radar Sukabumi, Rabu (11/6).

Enung sempat dibawa ke RS Ridogalih, namun karena keterbatasan fasilitas, kemudian dirujuk ke RSUD R Syamsudin SH untuk menjalani CT scan dan penanganan lebih lanjut. “Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya pendarahan hebat di saraf otak yang mengharuskan dilakukan operasi darurat,” ucapnya.

Namun, sebelum sempat menjalani tindakan medis lebih lanjut, Enung dinyatakan meninggal dunia pada pukul 21.05 WIB. “Saat ini nenek sudah dimakamkan di TPU Taman Bahagia,” ucapnya.

Hingga kini, pelaku tabrak lari belum berhasil diidentifikasi. Keluarga korban sangat berharap aparat kepolisian segera menangkap pelaku yang telah menyebabkan kematian Enung tanpa sedikit pun rasa tanggung jawab.