“Komarudin melakukan pemukulan karena terprovokasi dengan situasi di TKP,” kata Zulpan kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (13/4).
Kemudian, lanjutnya, tersangka Muhammad Bagja mengaku melakukan pemukulan karena kesal terhadap Ade Armando di media sosial. Sehingga, aksi pemukulannya merupakan pelampiasan rasa kekesalannya selama ini.
“Adapun Muhammad Bagja menyampaikan dalam pemeriksaan kesal dengan apa yang selama ini disuarakan korban dalam media sosial,” imbuh Zulpan.






