“Kita bangga dengan potensi yang ada di Kabupaten Sukabumi, melalui konsep eduwisata, kita bisa memadukan hanjeli sebagai salah satu biodeversity dengan budaya dan tradisi menjadi wujud lokal wisdom yang prospektif,” ujarnya.
Pihaknya juga mengucapkan terimaksih atas dukungan dan kontribusi semua stakeholder yang menjadikan Desa wisata hanjeli sampai pada pencapaian sekarang. Menurutnya, pperan pemerintah, akademisi, komunitas dan masyarakat, pengusaha dan media jelas strategis dan berdampak positif.
“Tentu harapan kedepan kolaborasi ini menjadi lebih kuat, karena saya sendiri menjadikan pencapaian sekarang adalah pondasi untuk agenda yang lebih besar. Yaitu menjadi bagian dari pelestarian budaya, SDA dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (den/d)






