SUKABUMI – Nasib memilukan menimpa puluhan warga di Kampung Cihonje, RT 01/RW 06, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Bagaimana tidak, puluhan kepala keluarga di kampung tersebut, terpaksa harus mengungsi setelah rumah mereka rusak parah, akibat bencana retakan tanah yang terjadi di wilayah tersebut.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cikembar, Sudarmat kepada Radar Sukabumi mengatakan, peristiwa retakan tanah yang terjadi secara tiba-tiba pada Selasa (03/12) pada sekira pukul 16.30 WIB ini, menyebabkan puluhan rumah warga retak dan sebagian besar tak lagi layak huni.
“Warga yang terdampak bencana ini harus rela meninggalkan rumah mereka dan mengungsi ke berbagai tempat, seperti bangunan masjid setempat maupun rumah saudara terdekat,” kata Sudarmat kepada Radar Sukabumi pada Rabu (04/12).
Bencana retakan tanah ini, sambung Sudarmat, terjadi saat wilayah tersebut diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi secara terus meneur. Dampaknya, puluhan rumah warga mengalami kerusakan. “Berdasarkan data yang tercatat, ada 10 rumah 10 rumah yang terdampak dari bencana ini,” ujarnya.
Meski tidak ada korban jiwa, kata Sudarmat, sedikitnya 45 Kepala Keluarga (KK) dan 90 jiwa di Kampung Cihonje, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, telah dievakuasi, untuk sementara waktu ke bangunan masjid setempat dan rumah saudara terdekatnya yang dinilai aman dari potensi bencana alam tersebut.
“Setelah mengetahui kejadian tersebut, kami langsung turun ke lapangan untuk melakukan asessmen dan melakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman. Saat ini, kami juga masih melakukan pemantaun di lokasi bencana,” pungkasnya. (Den)






