“Nah, otomatis jika 3 kali tanam jumlah yang akan diperoleh dari panen akan luar biasa, karena tadi dilaporkan dari tim penyuluh bahwa khusus Desa Cidadap ini saja hasilnya sudah mencapai 18 ribu ton satu kali panen, ini bisa surplus, bahkan menjadi komoditas utama dari masyarakat Cidadap sendiri,” imbuhnya.
Ini, kata Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani hanya baru di wilayah desa Cidadap, belum di desa-desa lain yang ada di Kabupaten Sukabumi, dengan potensi yang dilihat selama kunjungan ke kelompok dan para petani potenso sumber air cukup banyak dan melimpah, hanya saja memang dengan kontur yang ketinggian-ketinggian perlu adanya pompanisasi untuk mendorong air yang di bawah menuju ke atas.
“Yaitu khususnya sawah-sawah yang tadah hujan. Nah, inilah keberadaan pompa ini yang kita maksimalkan untuk membantu para petani agar dapat survive untuk bisa tanam minimal 3 kali,” paparnya.
“Ini suatu prestasi yang luar biasa dan ini besar harapan saya seluruh stakeholder yang ada di Sukabumi, baik pak Bupati, Dandim, Kapolres, dan seluruh masyarakat yang ada di Sukabumi bahu membahu untuk mensukseskan program ini,” tandasnya. (Ndi)






