SUKABUMI – Dalam meminimalisir risiko terjadinya bencana alam, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.1 Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Jawa Barat, melakukan penebangan pohon mahoni di Jalan Raya Siliwangi, Kampung Pamoyanan, Kelurahan/Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Pohon tersebut diketahui memiliki batang bawah yang sudah berlubang dan berpotensi tumbang.
Pengawas Lapangan PPK 2.1 Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Jawa Barat, Warso kepada Radar Sukabumi mengatakan, bahwa tindakan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif guna melindungi keselamatan pengguna jalan, terutama saat musim hujan dan angin kencang yang meningkatkan risiko pohon tumbang.
“Penebangan dilakukan setelah adanya laporan dari petugas Taruna Siaga Bencana (Tagana) mengenai kondisi pohon yang dinilai membahayakan. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, pohon tersebut memang berisiko tinggi dan perlu segera ditangani,” kata Warso kepada Radar Sukabumi pada Minggu (15/06).
Proses penebangan berlangsung berkat kolaborasi lintas instansi, melibatkan Pemerintah Kelurahan Cicurug, BPBD Kabupaten Sukabumi, PLN, Tagana, Pusat Pengendalian dan Pengawasan Bencana (P2BK), Babinsa, serta Bhabinkamtibmas. Kerja sama antar instansi ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
“Selain penebangan, kami juga melakukan pemangkasan ranting pohon yang dinilai berpotensi membahayakan. Ini kami lakukan berdasarkan laporan dari pihak kepolisian dan lurah setempat,” paparnya.
Lebih lanjut Warso menjelaskan, bahwa penebangan dilakukan sebagai bentuk mitigasi bencana guna mencegah kejadian pohon tumbang yang bisa membahayakan masyarakat.
“Awalnya kami hanya menerima laporan tentang satu pohon di sekitar Taman Angsa yang kondisinya kering dan mati. Informasi dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas menyebut ranting pohon yang kering dan patah, pernah menimpa mobil angkot. Jadi langsung kami tindak lanjuti,” imbuhnya.






