CISOLOK – Dalam upaya menurunkan angka stunting di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, jajaran Forum Pimpinan Kecamatan yang dipimpin oleh Camat Jenal Abidin melaksanakan berbagai program penanganan.
Camat Jenal Abidin menjelaskan, salah satu langkah yang diambil adalah pembagian 30 ribu benih ikan kepada kelompok masyarakat. Selain itu, mereka juga melaksanakan restocking 12 ribu bibit ikan di sungai, serta menggalakkan penanaman sayuran di pekarangan rumah, kantor, dan sekolah-sekolah.
Tidak hanya itu, Jenal juga menegaskan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Bank Indonesia perwakilan Jawa Barat untuk membagikan paket beras, daging kaleng, ikan kaleng, dan vitamin bagi balita yang diduga mengalami stunting.
“Selain itu, pemerintah desa juga memberikan makanan tambahan (PMT),” ungkapnya. Selasa, (12/11).
Lanjut Jenal, pihaknya juga menyalurkan bantuan paket telur dan daging ayam. Selain itu, mengadakan program gerakan makan tahu, tempe, sayuran, buah lokal, dan ikan laut setiap hari.
Untuk itu, dalam upaya memastikan bahwa program-program tersebut berjalan sesuai harapan, Jenal menginstruksikan jajaran terkait untuk melakukan pendampingan.
“Pendampingan ini melibatkan tim kecamatan, tim Puskesmas, tim Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dalduk), serta tim Babinsa dan Babinkamtibmas,” jelasnya.
“Kami juga meningkatkan kunjungan dan edukasi ke setiap posyandu dan masyarakat, juga ke sekolah sekolah yang ada di wilayah kecamatan Cisolok,” imbuhnya.
Jenal berharap, ke depannya angka stunting di Kecamatan Cisolok dapat terus diturunkan, dan target new zero stunting dapat tercapai.
“Saat ini dari data yang diterima, jumlah balita di wilayah Kecamatan Cisolok sebanyak 5.881 anak, dengan 495 anak di antaranya diduga mengalami stunting, sehingga persentase stunting mencapai 8,4 persen,” tandasnya. (Ndi).






