“Iya, di kawasan pabrik Garmen itu, banyak ditemukan pohon rindang yang tidak dibersihkan oleh pemiliknya. Sehingga, itu berpotensi menjadi habitat sarang ular.
Untuk itu, pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya kepada pemilik pabrik agar menjaga keasrian lingkungan di sekitarnya. Khususnya pada ruangan yang tidak terpakai harus dilakukan pembersihan. Terlebih lagi, lokasi pabrik tersebut berdekatan dengan kawasan yang berpotensi menjadi habitat hewan liar.
“Ular itu, kami temukan dalam kondisi terluka. Lantaran, pada bagian atap terdapat kawat antara plafon dan alumunium. Sekarang ular ini sudah berhasil kita evakuasi dan akan mendapatkan pengobatan tradisional,” pungkasnya. (den/d).






