Untuk itu, ia berharap kepada pemerintah dapat segera membantu mengatasi masalah krisis air yang kerap terjadi selama musim kemarau di kampungnya tersebut.
“Kalau musim kemarau, memang sudah menjadi agenda di kampung ini, selalu mengalami krisis air. Tetapi, kalau tahun sebelumnya, pemerintah biasanya memberikan bantuan berupa pipanisasi atau air bersih yang diambil dari mobil tangki. Tetapi, kalau sekarang belum ada bantuan,” pungkasnya. (cr13/cr16/t)




