Apalagi Kecamatan Kabandungan berada di kaki Gunung Halimun dan Salak yang masih aktif,” katanya.Dirinya mengatakan selama ini relawan bencana di Kecamatan Kabandungan hanya tiga orang. Dengan adanya RBK kini ada tambahan 35 relawan bencana sehingga totalnya 38 orang.
Sementara itu, Manager Policy, Government, Public Affairs, and Security SEGS Iwan S Azof mengatakan pelantikan RBK dan pelatihan penanggulangan bencana penting bagi masyarakat. Melalui pelatihan, kata dia, masyarakat menjadi lebih memahami risiko bencana serta memahami langkah yang tepat dan aman yang harus dilakukan jika terjadi bencana.
“Dengan pemaparan dari BMKG dan BPBD masyarakat dapat memiliki pemahaman yang sama terhadap kerentanan dan risiko bencana,” katanya
Ditempat yang sama, Camat Kabandungan Riny Zuraidah Zakhron mengapresiasi terbentuknya RBK, terlebih wilayah Kabandungan termasuk daerah rawan bencana sehingga warga bisa lebih waspada. Pembentukan RBK dihadiri Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Bogor, Muspika Kabandungan, dan perwakilan SEGS.
Kegiatan diselenggarakan bekerja sama dengan Social Conservation Indonesia (SCI). Selain itu, SEGS juga memberikan bantuan berupa komputer jinjing dan “printer” sebagai salah satu bentuk kontribusi sosial perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.
(hnd/ant)





