SUKABUMI – Bundaran Tugu Macan Sukalarang dikenal sebagai salah satu pusat jajanan kuliner di wilayah Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi. Biasanya, kawasan tersebut ramai dikunjungi oleh pengunjung mulai siang hingga malam hari.
Tapi siapa sangka, cikal bakal kawasan wisata kuliner ini diprakarsai oleh salah satu pedagang bernama Dedi Dores? Pedagang asinan buah berusia 48 tahun itu memulai berjualan pada 2018 silam.
Dedi mengatakan, saat itu hanya dia sendiri yang berjualan. Dia berkeliling dagangannya ke sekolah-sekolah terdekat seperti SD dan SMP Sukalarang. Sesekali mangkal di sekitar Tugu Macan.
“Awalnya saya hanya sendiri. Dagang asinan buah, bawa gerobak kecil, kadang dorong ke sekolah-sekolah juga,” kata Dedi, Selasa (10/6).
Lambat laun, lanjut dia, tempat mangkal di sekitar Tugu Macan mulai menarik perhatrian. Lokasinya yang strategis, berada di tengah pemukiman dan dekat dengan sekolah-sekolah, membuat dagangan laris manis. Sehingga beberapa pedagang lain mulai ikut berdagang.
Dua tahun kemudian tepatnya 2020, mucul pedagang-pedagang baru yang ikut membuka lapak di sekitar Tugu macan. Awalnya hanya tiga gerobak, namun seiring waktu jumlahnya terus bertambah hingga kini mencapai sembilan pedagang yang menawarkan beragam jajanan. Variatif, seperti gorengan, seblak, minuman kekinian, hingga makanan ringan lainnya.
“Alhamdulillah, hasil mencukupi buat kebutuhan keluarga. Dagangan di sini rezekinya ada aja,” ucap Dedi sembari diaminkan oleh pedangang lainnya.
Kini, suasana Tugu Macan Sukalarang tak lagi sepi di siang hari. Deretan gerobak berjejer rapi, disambut antusias oleh para siswa pulang sekolah maupun warga sekitar yang ingin mencari cemilan. Tempat ini pun perlahan berubah menjadi pusat kuliner dadakan yang dikenal luas oleh masyarakat Sukalarang dan sekitarnya. Bahkan ketika bulan Ramadhan, seperti pasar karna banyak sekali pedagang yang berjualan di daerah Tugu Macan. (***)
Penulis: Tia Rostianingsih, mahasiswa magang Program Jurnalistik pada Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Satra Indonesia



