300 Rutilahu Nagrak Butuh Perhatian

NAGRAK — Sebanyak 300 Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak, butuh uluran tangan pemerintah untuk membangun kembali hingga layak huni.

Dari data yang tercata Pemerintah Desa (Pemdes) Nagrak Utara, dari 300 Rutilahu yang ada sebanyak 50 unit tahun ini akan segera dibangun dari program stimulan perumahan swadaya yang diluncurkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (PUPR RI).

Bacaan Lainnya

“Setiap tahunnya, kami berupaya mengajukan semua Rutilahu yang ada. Namun, untuk tahun ini Desa Nagrak Utara hanya mendapatkan sebanyak 50 unit,” kata Kades Nagrak Utara, Basroh Ramdansyah saat disambangi Radar Sukabumi di ruang kerjanya, kemarin (8/7).

Lebih lanjut Basroh mengatakan, pembangunan Rutilahu akan dilakukan menjadi dua tahap yakni, tahap pertma sebanyak 28 unit dan tahap ke dua sebanyak 22 unit.

Adapun, anggaran untuk pembangunan tersebut dialokasikan sebesar Rp17 juta perunit dan jika ditotalkan mencapai Rp850 juta. “Bantuannya berbentuk barang, kalau di rupiahkan sebesar Rp17 juta perunitnya,” cetusnya.

Untuk menekan tingginya jumlah Rutilahu yang ada, sambung Basroh, Pemdes Nagrak Utara setiap tahunnya menganggarkan dari Dana Desa (DD) sebanyak 10 unit. Namun untuk tahun ini, semua anggaran tersedot penanganan Covid-19.

“Memang setiap tahunnya kami menganggarkan untuk 10 unit, tapi tahun ini semua anggaran dialihkan kepada penanganan Covid-19. Jadi hanya mendapat bantuan dari PUPR saja,” ungkapnya.

Dijelaskan Basroh, dalam pembangunan semua Rutilahu yang ada dibutuhkan gotong royong masyarakat. Pasalnya, tanpa ada bantuan swadaya maka program bantuan Rutilahu itu tidak akan berjalan maksimal.

“Tetapi, sejauh ini alhamdulillah partisipasi masyarakat dalam aksi sosial masih bagus. Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini bisa mengurangi jumlah Rutilahu yang ada,” pungkasnya. (bam/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.