Meski tidak menelan korban jiwa, namun bencana alam tersebut mengancam 4 kepala keluarga (KK) dari jumlah jiwa 10 orang dan satu orang warga dilaporkan mengalami luka ringan akibat bencana tersebut. Sementara, untuk total jumlah yang mengungsi ke sanak saudaraya terdapat 5 KK dari 17 jiwa.
Bukan hanya itu, bencana ini juga telah merusak sarana dan prasarana. Yakni, dua bangunan rumah rusak berat, 5 rusak sedang, 23 rusak ringan, dan 2 rumah lainnya terendam air. “Sedangkan untuk kerusakan fasilitas umum, yakni satu jembatan, dua tembok penahan tanah, satu saluran irigasi dan satu lainnya tempat ibadah,” paparnya.
Pihaknya menambahkan, bencana alam yang menerjang puluhan desa di Kabupaten Sukabumi ini, terjadi saat hujan deras disertai angin kencang hingga menyebabkan beberapa kejadian bencana diantaranya banjir, longsor beserta angin kencang di beberapa wilayah Kabupaten Sukabumi.
“Potensi bencana lanjutan dan susulan bisa terjadi kembali banjir limpasan, apabila di Kabupaten Sukabumi, kembali turun hujan dengan intensitas tinggi, termasuk bencana longsoran tanah yang bisa mengancam jiwa bisa saja menjadi potensi ancaman yang suatu saat terjadi,” pungkasnya. (Den)






