Melihat api yang sudah mulai membesar, Dasep mengaku langsung berteriak meminta tolong. Ia khawatir, penghuni rumah berada di dalam rumah dan menjadi korban.
Selang beberapa menit, tetangga langsung berdatangan dan berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Karena saat kejadian, Mak Cucun tengah bertamu ke tetangga. Sekitar 30 menit, api berhasil dipadamkan oleh warga,” akunya singkat. Sementara itu, Pejabat Sementara (PJs) Kepala Desa Margaluyu, Kusyana menambahkan, kebakaran hebat itu dipicu oleh cuaca panas yang disertai angin kencang.
Terlebih lagi, bangunan rumah seluruhnya tebuat dari kayu dan bilik bambu. Sehingga, saat ia bersama warga berusaha untuk memadamkan api, sedikit merasa kesulitan.
“Akibat insiden ini, kerugian materi ditaksir mencapai Rp45 juta. Kami sudah melaporkan bencana ini ke Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat keluarga korban dapat menerima bantuan. Untuk sementara, seluruh keluarga korban telah kami evakuasi ke rumah tetangga terdekatnya,” pungkasnya. (cr13/t)





