Meski belum ada korban jiwa, pergeseran tanah ini meninggalkan luka batin. Retakan di rumah seakan menjadi simbol rapuhnya rasa aman. Namun di balik kecemasan, ada keteguhan: warga memilih bertahan, berharap cuaca segera membaik dan langkah penanganan cepat dilakukan.
Di Bantargadung, hujan bukan lagi sekadar air yang jatuh dari langit. Ia membawa pesan tentang rapuhnya bumi, sekaligus tentang kuatnya manusia menghadapi ketidakpastian.(ndi/d)






