Salah satu kader terbaik Nahdhatul Ulama di Purwakarta itu pun memasukan program mengaji dan pendalaman kitab kuning ke dalam kurikulum lokal setempat.
“Masuk Pukul 06.00 WIB itu agar pelajar bangun shubuh, shalat subuh berjamaah dibawah bimbingan orang tuanya. Kemudian, ada jeda waktu mereka mengaji sebelum jam pelajaran dimulai. Bagi pelajar muslim mengaji Al Qur’an dan Kitab Kuning, bagi pelajar non muslim mengkaji kitab Agama masing-masing,” pungkasnya. (mam/JPC)




