VaksinVa“Fase tiga itu kita ada beberapa negara yaitu di India kemudian di Brazil, Angola, dan Indonesia jadi semuanya kita melakukan,” katanya
Uji klisnis di Indonesia, diprediksi bisa berlangsung enam hingga tujuh bulan dengan melibatkan 1.600-an sampel dari relawan. Jumlah ini jauh lebih sedikit dari sampel yang dibutuhkan di Brazil yang bisa mencapai 8.000-an orang.
Manajer Lapangan Tim Penelitian Uji Klinis, dr. Eddy Fadlyana belum bisa menjelaskan mekanisme pendaftaran bagi relawan yang tertarik terlibat dalam uji vaksin karena masih menunggu izin dari Komite Etik.
Namun, pada prosesnya akan ada semacam sosialisasi kepada masyarakat melalui berbagai media. Relawan yang ingin terlibat dan masuk dalam kategori yang dibutuhkan bisa menghubungi tim penguji melalui telepon maupun surat elektronik (email).
“Tidak ada (pantangan). Silakan (relawan yang nantinya terdaftar) melakukan aktivitas seperti biasa. Rencana (mulai penelitian) Agustus awal. Tapi kalau melihat sekarang, dilihat dari (pengurusan izin) komite etiknya, saya belum bisa memberikan kepastian (kapan akan dimulai),” pungkasnya.
Proses penelitian uji klinis vaksin Covid-19 ini akan dipusatkan di enam fasilitas kesehatan di wilayah Kota Bandung; RSP Unpad, Kampus Unpad Dipatikukur, Puskesmas Sukapakir, Puskesmas Ciumbuleuit, Puskesmas Garuda, dan Puskesmas Dago. Sejumlah puskesmas dipilih karena dianggap berpengalaman melakukan uji klinis.
(muh)






