Stok Pangan Jawa Barat Aman Selama Nataru, Bahan Pokok Melimpah

Satgas Pangan Jawa Barat
Satgas Pangan Jawa Barat melakukan monitoring kondisi stok dan harga pangan di Kota dan Kabupaten Bekasi pada Rabu, (28/12)

BEKASI – Kementerian Pertanian (Kementan) RI melalui Satgas Pangan Jawa Barat kembali melakukan monitoring kondisi stok dan harga pangan di Kota dan Kabupaten Bekasi pada Rabu, (28/12).

Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Kementan dalam menjaga dan mengawal ketersediaan 12 bahan pangan pokok di pasaran pada saat Natal dan menjelang Tahun Baru 2023.

Bacaan Lainnya

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memastikan stok pangan aman selama libur tahun baru. “Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan bahan pokok masyarakat tak terganggu. Kami ingin memastikan bahwa ketersediaan pangan tak boleh berkurang. Pangan adalah hal krusial yang harus terus tersedia,” kata Mentan Syahrul.

Hal tersebut juga disampaikan dengan arahan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi.

“Penting untuk harus terus menjamin kebutuhan pangan agar tak ada satu orang pun yang luput pemenuhan kebutuhan pangannya. Oleh karenanya, mari kita bahu membahu dalam hal swasembada pangan agar ketahanan pangan kita terjamin,” kata Dedi Nursyamsi.

“Ketersediaan dan harga bahan pangan utama seperti beras, jagung, telur ayam, kedelai, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai rawit, daging sapi, daging ayam, gula pasir dan minyak goreng masih aman di Kota dan Kabupaten Bekasi.,” kata Arif Nindyo selaku koordinator satgas lapangan.

Arif bersama tim satgas pangan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor dan Dinas Ketahanan Pangan Kota dan Kabupaten Bekasi memantau di Pasar Pondok Gede, Cibitung, dan Tambun. Sebelumnya, kegiatan yang sama juga dilakukan di Pasar Cibinong, Pasar Induk Kemang, Kabupaten Bogor dan Pasar Gunung Batu Kota Bogor. Tujuannya untuk memantau ketersediaan 12 bahan pangan pokok.

Berikut daftar harga rata-rata beberapa komoditas lainnya di Pasar Pondok Gede: Beras Medium Rp 10.000,-/ltr; beras premium Rp 11.000,-/ltr hingga Rp 12.000,-/ltr; jagung pipil Rp 16.000,-/kg; jagung manis Rp 8.000,-/kg; kedelai Rp15.000,-/kg; cabai besar Rp 30.000,-/kg; cabai rawit Rp 45.000,-/kg; bawang merah Rp 30.000,-/kg; bawang putih 22.000,-/kg; telur ayam Rp 31.000,-/kg; Daging Ayam Rp 40.000,-; Daging Sapi Rp 140.000,- kg; gula pasir 15.000,-; dan minyak goreng Rp 15.000,-/ltr.

Pewarta: Bayu Adi
Editor: Ardianinda Wisda

Pos terkait