JAWA BARAT

PT KAI Ingatkan Warga Tidak Beraktivitas di Jalur Kereta Api

×

PT KAI Ingatkan Warga Tidak Beraktivitas di Jalur Kereta Api

Sebarkan artikel ini
Warga mengerumuni lokasi kecelakaan, di mana seorang pria yang sudah lanjut usia tewas di lokasi kejadian akibat tersambar KA Siliwangi Sukabumi-Cianjur di Kampung Cilangla, RT 08/04, Desa Cireunghas, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi pada Jumat (29/11/2024).
Warga mengerumuni lokasi kecelakaan, di mana seorang pria yang sudah lanjut usia tewas di lokasi kejadian akibat tersambar KA Siliwangi Sukabumi-Cianjur di Kampung Cilangla, RT 08/04, Desa Cireunghas, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi pada Jumat (29/11/2024).

SUKABUMI — Manajer Humasda PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Daop 2 Bandung Ayep Hanapi mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di jalur perlintasan atau rel kereta api khususnya jalur Sukabumi-Cianjur.Hal itu untuk mencegah terjadinya kembali kecelakaan yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa akibat tersambar kereta api.

“Kami terus mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar tidak beraktivitas di jalur rel apalagi saat kereta api hendak melintas. Dari pantauan kami hingga saat ini masih banyak warga yang beraktivitas di sepanjang jalur kereta api,” katanya melalui sambungan telepon, Sabtu.

Bank bjb Tandamata

Menurut Ayep, dari Januari sampai November 2024, ada 18 kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Daops 2 Bandung dengan melibatkan kendaraan (mobil/sepeda motor) menemper kereta api di perlintasan sebidang.

Akibat kejadian itu, tujuh korban mengalami luka-luka dan delapan korban meninggal dunia. Sementara untuk kejadian orang menemper kereta api di perlintasan sebidang maupun di jalur rel tercatat 45 kejadian dengan jumlah korban 13 orang luka-luka dan 32 korban meninggal dunia.

Insiden ini, menurut dia, harus menjadi perhatian terkait pentingnya kesadaran masyarakat untuk menjauhi area rel yang bukan hanya area terlarang, tetapi juga sangat berisiko.