JAWA BARAT

Program DAK Fisik SMK Tahun 2024, Pembangunan Ruang di 88 Sekolah Telah Selesai, Begini Pesan Kadisdik Jabar

×

Program DAK Fisik SMK Tahun 2024, Pembangunan Ruang di 88 Sekolah Telah Selesai, Begini Pesan Kadisdik Jabar

Sebarkan artikel ini
Kadisdik-Jabar
Kadisdik Jabar, Wahyu Mijaya saat menyampaikan pesannya. (foto: Ist/ HO-Disdik Jabar)

BANDUNG – Pembangunan dan rehabilitasi ruang di satuan pendidikan (SMK) melalui program Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik SMK tahun 2024 di Jawa Barat (Jabar) dinyatakan selesai atau dengan progres 100 persen.

Untuk itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar Wahyu Mijaya pun berpesan kepada seluruh satuan pendidikan untuk memanfaatkan dan merawat dengan baik sarana dan prasarana yang ada, sekaligus menguatkan pendidikan karakter siswa.

Bank bjb Tandamata

“Jadikan ruangan dan fasilitas yang ada sebagai bagian dari mendidik karakter siswa. Percuma menghadirkan laboratorium baru jika memiliki karakter yang tidak bagus (tidak merawatnya dengan baik),” pesannya.

“Maka, rawat dan gunakanlah dengan sebaik-baiknya,” tambah Wahyu Mijaya, saat peresmian DAK Fisik SMK tahun 2024 di SMKN 1 Cirebon, pada Senin (23/12/2024).

Kadisdik berharap, ke depan satuan pendidikan dapat memperbaharui pemutakhiran data Sarpras dalam data pokok pendidikan (dapodik) secara tepat dan berkala.

“Bidang PSMK pun mendukung penuh program pelayanan berbasis digital dengan memanfaatkan aplikasi DIBA PeSMKa (Pusaka) untuk pelaporan kegiatan progres fisik pembangunan dan pelaporan keuangannya,” tuturnya.

Kadisdik pun mendorong seluruh guru/ tenaga kependidikan untuk terus menjadi inspirasi bagi siswa. Artinya bukan hanya sekadar mentransfer pengetahuan semata.

“Pacu dan picu diri untuk menginspirasi putra dan putri kita. Hubungkan setiap potensi anak dengan mimpi yang diinginkan,” ujar Wahyu Mijaya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (PSMK) Disdik Jabar, Edy Purwanto memaparkan, sebanyak 88 satuan pendidikan (SMK) mendapat anggaran DAK Fisik SMK tahun 2024.

Diantaranya, imbuh dia, sebanyak 53 SMK Negeri dan 35 SMK Swasta. Satuan pendidikan yang mendapatkan DAK Fisik SMK tahun 2024, tersebar di 25 Kabupaten/ Kota di Jabar dan terdiri dari 15 menu.

“Pemenuhan Sarpras dengan DAK Fisik ini melalui mekanisme pemutakhiran data yang dilakukan sekolah, kemudian dilakukan penilaian oleh pemerintah dan disinkronkan melalui aplikasi KRISNA DAK,” kata Edy Purwanto. (Ron/ Naf)