BANDUNG– Lapas Banceuy Kota Bandung berhasil menggagalkan penyelundupan sabu-sabu bermodus karpet alas tidur yang dititipkan di rumah sipir, Selasa (15/1).Penyelundupan narkoba jenis sabu kali ini dititipkan melalui rumah dinas sipir di samping barat Lapas Banceuy yang terletak di Jalan Soekarno Hatta itu.
Kalapas Banceuy, Kusnali mengatakan bahwa penyelundupan ini dilakukan pelaku dengan menggunakan karpet alas tidur bagi warga binaan. “Pengungkapan ini berawal dari keluarga sipir di rumah dinas menemukan titipan berupa karpet alas tidur, yang ditujukan bagi warga binaan inisial AH. Saat petugas sipir pulang ke rumah lalu dicek bahwa ada barang diduga narkoba,” papar Kalapas Banceuy, Kusnali, Rabu (16/1).
Kusnali menambahkan, saat dicek Selasa malam bersama Sat Narkoba Polresta Bandung, ternyata benar bahwa ada narkoba ditempel ke karpet warna coklat untuk alas tidur. “Saat dicek ada 20 paket dengan 98 gram, untuk nilainya saya gak tau,” jelas Kusnali.
Kusnali menambahkan, meski pelaku belum terungkap. Pihaknya bersama Sat Narkoba menelusuri melalui warga binaan inisial AH. “AH sudah kita interogasi, apakah ini pesanannya atau bagaimana. Kini AH kita sel isolasi untuk penyelidikan,” paparnya.
AH sendiri, menurut Kusnali merupakan warga binaan kasus narkoba. “AH warga binaan pindahan dari Kebonwaru, baru satu tahun di Banceuy. Kasusnya narkoba sabu-sabu dengan vonis lima tahun, dan baru menjalani satu tahun hukuman penjara,” paparnya.
Pengungkapan 98 gram sabu ini, menurut Kusnali merupakan modus baru dengan sistem menitip barang ke rumah sipir. “Modus baru ya, dan kami terus kordinasi dengan Sat Narkoba dalam pengungkapan kasus ini,” jelasnya.
Atas kasus ini, Kalapas siap koperatif dengan Polisi. “Kami sudah periksa apakah ada kaitan antara sipir yang rumahnya disimpan sabu dengan warga binaan, apakah mengenal lama atau bagaimana kita sudah mintai keterangan,” jelasnya.Lapas Banceuy Kota Bandung yang berlokasi di Bojongloa Kidul ini merupakan lapas khusus narkotika. Penghuni lapas tersebut saat ini berjumlah 928 dari daya tampung 700 warga binaan.
(net)





