Menurut Sonny, sensus ekonomi kali ini juga menyoroti perkembangan usaha baru berbasis digital, termasuk content creator seperti yang dijalankan Gubernur Dedi. “Kami ingin memastikan usaha-usaha baru ini tercatat, sehingga bisa menjadi bagian dari statistik resmi yang mendukung perumusan kebijakan ekonomi,” tambahnya.
Dengan pencatatan yang lebih komprehensif, BPS berharap hasil sensus dapat menjadi dasar kebijakan pemerintah dalam memperkuat sektor usaha, baik tradisional maupun digital, serta mendukung program perlindungan sosial dan ketenagakerjaan di Jawa Barat.(*)






