CIANJUR — Pantai Selatan di sejumlah wilayah Jawa Barat diterjang gelombang tinggi, salah satunya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menempatkan petugas dan relawan guna memantau dan mengawasi serta melarang nelayan untuk melaut seiring cuaca ekstrem yang melanda pantai selatan sejak satu pekan terakhir.
Kepala Pelaksana BPBD Cianjur Asep Sukma Wijaya saat dihubungi Rabu, mengatakan sejak beberapa hari terakhir gelombang tinggi hingga 5 meter melanda pantai selatan Cianjur, sehingga menyebabkan puluhan perahu nelayan yang ditambatkan di dermaga Pantai Jayanti rusak.
“Tercatat sekitar 40 perahu rusak, 20 di antaranya rusak berat dan tiga perahu dilaporkan hilang terbawa gelombang tinggi yang melanda pantai selatan, Selasa (12/3), petugas juga masih melakukan pendataan di pantai selatan lainnya seperti Sindangbarang dan Agrabinta,” katanya.
Berdasarkan informasi dari BMKG ungkap dia, gelombang tinggi akan melanda pantai selatan Jawa Barat termasuk Cianjur hingga akhir Maret, sehingga belasan petugas dibantu Relawan Tangguh Bencana (Retana) disiagakan di sepanjang pantai selatan Cianjur.
Petugas akan meminta masyarakat terutama nelayan di pesisir selatan untuk tidak melaut atau mendekat bibir pantai guna mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan termasuk kecelakaan laut karena diperkirakan gelombang dapat mencapai ketinggian 5 meter.






