Meski begitu dirinya juga setuju jika pertanian harus diperkenalkan sejak dini kepada anak muda di Indonesia khususnya Jawa Barat. Ini karena profesi petani di Indonesia terancam tidak memiliki generasi penerus.
“Tidak begitu juga caranya. Tingkat kegagalan merekrut anak muda menjadi petani akan lebih tinggi, karena mereka belum tentu memiliki fashion ke pertanian, terlalu beresiko. Beda dengan membantu atau membina petani muda yang sudah berjalan, ya mereka punya kelemahan itu yang kita bantu agar berkembang. Dari sana kita dorong petani muda yang sudah berjalan untuk mengajak anak muda anak muda lainnya untuk mencintai profesi petani,” pungkas Lina.(*/adv)






