BOGOR – Kemacetan Jalan Raya puncak Kabupaten Bogor dimanfaatkan para caleg untuk mempromosikan diri. Banyak baliho dan spanduk di sepanjang jalan raya tersebut.
Spanduk bernuansa politik itu paling banyak dipasang di titik-titik kemacetan jalan raya. Salah satunya di depan Pasar Cisarua, Kabupaten Bogor.
Data yang dihimpun Radar Bogor, sedikitnya ada 86 spanduk dan baliho berbau politik dengan berbagai ukuran.
Baliho itu terdiri dari berbagai ukuran, yang terpampang sejak di Simpang Gadog, hingga Pasar Cisarua.
Salah satu wisatawan, Serli Maulita mengaku, keberadaan baliho dan spanduk itu semakin membuat kawasan Puncak semrawut.
“Kalau baliho yang resmi atau di billboard itu gak masalah. Ini yang di pinggir jalan, belum dipaku di pohon atau diikat di tiang listrik, jadi sudah macet, tambah kumuh,” keluhnya.
Ia pun menyarankan bagi para caleg lebih baik memperbanyak promosi di media sosial dibanding memasang spanduk secara serampangan.
“Saran di medsos saja banyakin. Kalau buat spanduk juga yang bikin wisatawan terhibur. Jadi pas macet, lihat spanduk bisa menghilangkan penat, gak kayak gini,” cecarnya.
Sementara itu, Kasatpol PP Kabupaten Bogor Cecep Iman Nagarasid menekankan, bakal menertibkan baliho dan spanduk caleg tidak berizin di kawasan Puncak itu
“Nanti (penertiban) oleh bawaslu dan panwascam. Satpol PP Kabupaten Bogor dan Satpol PP kecamatan mendampingi bawaslu dan pawascam saat penertiban alat peraga kampanye,” katanya dikonfirmasi Radar Bogor.( Radar Bogor)






