“(Maka) Ini semua harus dilakukan kajian. Saya kira ini (juga) yang kita harus fokuskan. Saya juga minta DLH koordinasi dengan BRIN dan IPB, khususnya menghubungi pak rektor agar bisa memberikan jawaban itu,” ucapnya.
“Apapun jawabannya nanti tentu kami akan komunikasikan lagi dengan Mitra Natura Raya. Pada intinya kita pastikan semuanya berjalan sesuai karakter Kota Bogor dan potensi yang ada di Kebun Raya,” sambungnya.
Disinggung sampai kapan kajian ini akan selesai, Bima mengaku tidak bisa memastikannya.
Sebab, kajian ini akan dilakukan secara detail, baik itu sejauh mana nokturnal itu terganggu, prinsip-prinsip lainnya di dalam ada aktivitas apa dan lain sebagainya.
“Kita lihat lah mungkin satu minggu ke depan (kajian selesai),” katanya.
“Tadi dari pengelola menyampaikan bahwa kajian yang dilakukan secara internal ini sebetulnya masih sejalan dengan prinsip-prinsip konservasi, tetapi saya minta karena sudah menjadi perhatian publik, kajian itu diperluas melibatkan IPB dan BRIN,” tukasnya.(ded)
Editor: Rany






