Kabupaten BOGOR

Ini Penyebab Dua Selebgram Bogor Ditangkap Polisi

×

Ini Penyebab Dua Selebgram Bogor Ditangkap Polisi

Sebarkan artikel ini
Selebgram yang promosikan situs judi on line di medsos pribadinya di ciduk polisi. SOFYANSYAH/RADAR BOGOR
Selebgram yang promosikan situs judi on line di medsos pribadinya di ciduk polisi. SOFYANSYAH/RADAR BOGOR

BOGOR — Polresta Bogor Kota ungkap penyebab menangkap dua selebgram asal Bogor yang diduga mempromosikan situs judi online. Polisi menduga kedua akun Instagram selebgram tersebut mempromosikan situs judi online di media sosial mereka.

Dalam kasus ini, dua wanita berinisial KA (22) ditangkap di Kecamatan Bogor Timur pada 6 Januari 2024. Sedangkan tersangka FA alias Fahimabdit (21) ditangkap di Kecamatan Bogor Selatan pada 6 Januari 2024.

Bank bjb Tandamata

Kapolresta Bogor Kota Kombes Bismo Teguh Prakoso mengatakan dalam kasus ini dua selebgram tersebut mempromosikan situs judi online.

“Kedua tersangka ditangkap dari hasil patroli cyber, dimana ada akun IG @ktrmaryn dan akun IG @fahimabdit di instastory-nya ada tulisan dan ketika diklik tersambung ke situs judi online,” kata Kombes Bismo Teguh Prakoso.

Dari hasil penyelidikan, akun tersangka KA mempromosikan situs judi online Husky Slot dan Cendana 88. Dari pengakuan tersangka KA yang memiliki sebanyak 45,5 ribu followers ini, mulanya dia dihubungi oleh seseorang dan mendapat tawaran untuk mempromosikan situs judi online dengan imbalan Rp1,5 – Rp3 juta rupiah per bulan.

“Setelah disetujui, tersangka mempromosikannya di akun pribadinya. Tersangka mulai mempromosikan situs judi online pada Februari tahun 2022 sampai Januari 2024,” ucap dia.

Sedangkan tersangka FA, dia mempromosikan situs judi online dari Juni 2023 sampai Januari 2024. Adapun situs judi online yang dia promosikan yaitu Husky 123, ZeonSlot, AkaiSlot, Pixiubet, Homes, dan Beyon88.

“Pengakuannya sama mendapat tawaran dari seseorang. Dia tiap bulan mendapat bayaran Rp350 ribu sampai Rp 700 ribu per 2 minggu,” ujarnya.

Menurut dia, hasil bayaran yang mereka terima, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, bayar kos, dan biaya kuliah.